Postingan

Menampilkan postingan dengan label Antropokosmik

ANTROPOKOSMIK: CORAK KAPITALISME DALAM LIRIK LAGU UJUNG ASPAL PONDOK GEDE

Manungsa iku bagéan saka alam. Kalimat ini pernah ku dengar dalam perbincangan keluargaku pada saat kumpul keluarga, yang artinya manusia adalah bagiam dari alam atau dalam bahasa akademik adalah antropokosmik. Pakdeku pernah berbicara bahwa manusia tidak dapat bertindak dan menggunakan segala yang ada di alam dengan seenaknya untuk kepentingan pribadi. Kalimat ini mengingatkanku pada beberapa artikel terkait kapitalisme yang pernah ku baca, bahwa kapitalisme menggunakan sarana produksi—tanah—untuk membangun prasarana–pabrik—yang  dibutuhkan untuk melakukan proses produksi dalam melakukan penghisapan manusia atas manusia, ini adalah bentuk tindakan eksploitasi alam yang seharusnya--kata pakdeku—tidak boleh manusia menggunakan segala yang ada di alam dengan seenaknya untuk kepentingan pribadi. Kondisi hari ini masih banyak pengusaha yang menggusur lahan produktif rakyat untuk kepentingan pribadinya, seperti lirik dalam lagu ujung aspal pondok gede yang akan coba aku gambarkan b...